Selasa, 20 April 2010
Tenang, Pakai Helm "yang di tempel" Stiker SNI Tidak Ditilang
Lantas bagaimana dengan helm-helm yang tidak memiliki logo SNI emboss karena hanya berupa stiker?
Direktur Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, AKBP Adi Subianto menegaskan, pihak Dirlantas Polda Metro tidak akan menilang helm SNI yang hanya berupa stiker.
"Helm SNI ada yang emboss dan ada yang stiker. Apakah yang stiker akan kita tilang juga seperti helm yang non SNI? Tidak," katanya.
Sebab menurut dia, yang jadi acuan pihak kepolisian untuk menilang atau tidak para bikers terkait penggunaan helm dilihat dari berbagai segi.
"Selain logo SNI, ada tiga hal yang juga kita perhatikan, helm itu harus berbentuk half face, full face, dan juga ada tali pengamannya, jadi bukan helm cetok," lanjut dia.
Mengenai masalah logo SNI yang emboss atau hanya berupa stiker, ia sekali lagi menegaskan polisi tidak akan mempermasalahkannya. (uky)
sumber : http://autos.okezone.com/
Minggu, 18 April 2010
'ALANGKAH LUCUNYA (NEGERI INI)', Realita Kehidupan Anak Jalanan
Persoalan anak-anak jalanan di negeri ini memang masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua. Lewat film ALANGKAH LUCUNYA (NEGERI INI), Deddy Mizwar ingin mengingatkan kita semua tentang nasib para anak-anak jalanan yang juga jadi tanggung jawab bagi kita semua.Kisah dimulai dengan kehidupan Muluk (Reza Rahadian) dan sang ayah, Makbul (Deddy Mizwar). Sudah dua tahun Muluk lulus dari bangku kuliah, tapi selama itu, Muluk masih saja menganggur. Padahal ia ingin sekali punya pekerjaan yang bisa ia banggakan pada sang ayah.
Suatu hari, Muluk tanpa sengaja memergoki anak jalanan yang sedang mencopet. Muluk pun berkenalan dengan pencopet cilik itu, Komet (Angga), namanya. Berawal dari perkenalan dengan Komet, Muluk akhirnya tahu bahwa masih banyak anak-anak sebaya Komet yang berprofesi sebagai pencopet. Tak cuma berkenalan dengan pencopet-pencopet cilik, Muluk juga berkenalan dengan Jarot (Tio Pakusadewo), bos para anak-anak jalanan pencopet ini. Selama ini Jarot mengorganisir anak-anak jalanan pencopet ini dengan rapi, bahkan ia membaginya dalam 3 kelompok, pencopet angkot, pencopet mall dan pencopet pasar.
Melihat kehidupan lain anak-anak jalanan, muncul ide di kepala Muluk. Ia menawarkan diri pada Jarot untuk mengelola keuangan para pencopet cilik ini dan mendidik mereka. Untuk itu, Muluk meminta imbalan 10% dari hasil mencopet.
Kedekatan Muluk dengan para pencopet cilik ini, lama-lama membuat hati Muluk tergerak untuk mengubah nasib anak-anak jalanan ini. Ia pun mengajak dua temannya, Syamsul (Asrul Dahlan) dan Pipit (Tika Bravani) untuk bersama-sama mendidik para anak-anak jalanan dan mengubah pola pikirnya agar tak lagi jadi pencopet.
| Genre | : | Comedy Satire |
| Jadwal Tayang | : | 15 April 2010 |
| Sutradara | : | Deddy Mizwar |
| Penulis | : | Musfar Yasin |
| Produser | : | Zairin Zain |
| Produksi | : | Citra Sinema |
| Durasi | : | 105 menit |
